Hukum Judi Poker Menurut Undang Undang Indonesia

Hukum Judi Poker Menurut Undang Undang Indonesia

Hukum Judi Poker Menurut Undang Undang Indonesia – Benar, bahwa judi merupakan jalan pintas bagi siapa saja untuk memiliki banyak uang. Tidak harus bekerja pada sebuah lembaga, tidak harus pergi pagi dan pulang larut malam, tidak harus repot repot membuang tenaga berangkat dengan menggunakan transportasi, serta tidak harus meninggalkan rumah dan seluruh penghuni rumah. Dengan berjudi, kita bisa langsung meraup kekayaan yang instan dengan mudahnya.  

Tapi, sadarkah yang kita lakukan adalah salah satu kegiatan paling dibenci agama dan negara? Bukan hanya itu saja, semua masyarakat sekitar juga akan menganggap kita orang hina karena terjerumus dalam perjudian. Maka, sangat wajar jika agama turut serta dengan negara mengatur perihal perjudian. 

Judi sendiri kini bisa dengan mudah dikerjakan oleh para penjudi. Berkat bantuan judi online atau judi poker, para pemain cenderung memiliki keleluasaan dan kemampuan lebih besar dalam hal bermain judi. Meskipun begitu, pemerintah tidak tinggal diam dan melihat saja. Pemerintah Indonesia juga turun tangan mengenai keresahan penduduk terhadap kehadiran judi online. 

Hal ini pemerintah buktikan dengan dikeluarkannya sejumlah perundang undangan mengenai perjudian joker123 online. Dimana di dalamnya juga termaktup hukum hukum judi poker menurut undang undang tanah air. Terbitnya UU ini tidak lain dan tidak bukan ialah bertujuan agar perjudian tanah pertiwi dapat diminimalisir dan kasus judi bisa turun ke angka yang lebih kecil. 

Pemerintah Indonesia dalam hal judi telah membuat sejumlah aturan aturan yang dituangkan dalam Pasal 303 berupa Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP). Juga dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 1974 Mengenai Penertiban Perjudian (UU 7/1974). 

Sedangkan untuk perjudian online sendiri pemerintah menuangkannya dalam Pasal 27 ayat 2, Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Eleltronik atau UU ITE, yang selanjutnya disetujui berubah menjadi Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU 19/2016. 

Jika dikaji dan dipahami secara cermat isi dari semua UU mengenai perjudian di Indonesia. Disebutkan bahwa hukuman yang akan diterima oleh seseorang yang berjudi sangatlah besar dan keras. Mulai dari terjerat hukum minimal 4 tahun penjara serta mesti membayar sampai 25 juta rupiah. 

Bukan hanya para pemain judi saja yang akan diseret hukum. Akan tetapi semua unsur unsur di dalamnya, mulai dari pembuat akun judi poker, mereka yang menawarkan judi poker, mereka yang menyebarluaskan judi poker, memberikan peluang untuk bermain judi, ikut serta dalam perusahaan judi, dan bergabung ikut bermain judi bersama para penjudi lainnya. 

Mereka Kita Bisa Ikut Bermain Judi Poker? 

Terdapat banyak sekali alasan mengapa seseorang itu bisa ikut terjerumus bermain judi, baik itu judi offline atau pun judi online. Beberapa di antaranya ialah sebagai berikut:

1. Tidak Repot dan Kerjaan Mudah 

Siapa di dunia ini yang tidak menginginkan hal mudah? Terlebih dalam urusan kekayaan. Pasti semua orang ingin bisa kaya raya dalam waktu singkat, alias instan. Nah, inilah alasan utama banyak orang lebih memilih berjudi dibandingkan bekerja lebih keras. 

Berjudi cenderung lebih dipilih dan dijadikan alternatif cepat untuk kaya. Tapi, apa jadinya apabila kita mengalami kekalahan? Pastinya hidup akan semakin kacau dan tidak terkontrol. Oleh karena hal inilah Indonesia melarang judi dalam hukum judi poker menurut undang undang dan juga agama. 

2. Keuntungan Lebih Besar 

Alasan lain orang bermain judi poker adalah bisa memperoleh keuntungan lebih besar. Selain mudah untuk dilakukan, rupanya judi poker juga mampu mendatangkan kekayaan melimpah ruah dalam waktu singkat. Tapi, mereka tak pernah sadar akan resiko besar di depannya. 

3. Tidak Harus Kerja Keras 

Tidak harus kerja keras. Benar, dengan  berjudi kita tidak harus banting tulang dan bermandikan keringat di bawah teriknya matahari. Cukup bersantai di rumah atau tempat khusus dengan perangkat seperti hp, komputer dan lainnya yang terhubung internet. 

Tapi, apakah rasanya memuaskan menikmati hasil tanpa adanya jerih payah? Tentu saja tidak, bukan? Belum lagi sejumlah dampak buruk yang akan kita terima nantinya. Bisa jadi masuk penjara, membayar denda hingga puluhan juta rupiah, dipandang hina oleh masyarakat sekitar, dan lebih parahnya lagi akan mendapat murka dari Tuhan.  

Leave a Reply

Back to Top